Selasa, 29 Maret 2011

bilangan ksidasi

Pengertian Bilangan Oksidasi :
Muatan listrik yang seakan-akan dimiliki oleh unsur dalam suatu senyawa atau ion.
HARGA BILANGAN OKSIDASI
1.
Unsur bebas Bialngan Oksidasi = 0

2.
Oksigen


Dalam Senyawa Bilangan Oksidasi = -2
kecuali

a. Dalam peroksida, Bilangan Oksidasi = -1
b. Dalam superoksida, Bilangan Oksida = -1/2
c. Dalam OF2, Bilangan Oksidasi = +2


3.
Hidrogen
Dalam senyawa, Bilangan Oksidasi = +1

Kecuali dalam hibrida = -1


4.
Unsur-unsur Golongan IA
Dalam Senyawa, Bilangan Oksidasi = +2

5.
Unsur-unsur Golongan IIA
Dalam senyawa, Bilangan Oksidasi = +2

6.
å Bilangan Oksidasi molekul = 0

7.
å Bilangan Oksidasi ion = muatan ion

8.
Unsur halogen

F : 0, -1
Cl : 0, -1, +1, +3, +5, +7
Br : 0, -1, +1, +5, +7
I : 0, -1, +1, +5, +7

LANGKAH-LANGKAH PENYETARAAN REAKSI REDOKS
1.
CARA BILANGAN OKSIDASI
a.
Tentukan mana reaksi oksidasi dan reduksinya.
b.
Tentukan penurunan Bilangan Oksidasi dari oksidator dan kenaikan Bilangan Oksidasi dari reduktor.
c.
Jumlah elektron yang diterima dan yang dilepaskan perlu disamakan dengan mengalikan terhadap suatu faktor.
d.
Samakan jumlah atom oksigen di kanan dan kiri reaksi terakhir jumlah atom hidrogen di sebelah kanan dan kiri reaksi.

2.
CARA SETENGAH REAKSI
a.
Tentukan mana reaksi oksidasi dan reduksi.
b.
Reaksi oksidasi dipisahkan daui reaksi reduksi
c.
Setarakan ruas kanan dan kiri untuk jumlah atom yang mengalami perubahan Bilangan Oksidasi untuk reaksi yang jumlah atom-atom kanan dan kiri sudah sama, setarakan muatan listriknya dengan menambahkan elektron.
d.
Untuk reaksi yang jumlah atom oksigen di kanan dan kiri belum sama setarakan kekurangan oksigen dengan menambahkan sejumlah H2O sesuai dengan jumlah kekurangannya.
e.
Setarakan atom H dengan menambah sejumlah ion H+ sebanyak kekurangannya.
f.
Setarakan muatan, listrik sebelah kanan dan kiri dengan menambahkan elektron pada ruas yang kekurangan muatan negatif atau kelebihan muatan positif.
g.
Samakan jumlah elektron kedua reaksi dengan mengalikan masing-masing dengan sebuah faktor.
Tahapan:
  1. Tentukan perubahan bilangan oksidasi.
  2. Setarakan perubahan bilangan oksidasi.
  3. Setarakan jumlah listrik ruas kiri dan kanan dengan :
    H+ Þ pada larutan bersifat asam
    OH- Þ pada larutan bersifat basa
  4. Tambahkan H2O untuk menyetarakan jumlah atom H.

Contoh:
MnO4- + Fe2+ ® Mn2+ + Fe3+ (suasana asam)
.................-5
.....é````````````ù
1.
MnO4- + Fe2+ ® Mn2+ + Fe3+
..+7...... +2....... +2...... +3
.................ë                 û
........................+1


2.
Angka penyerta = 5
MnO4- + 5 Fe2+ ® Mn2+ + 5 Fe3+


3.
MnO4- + 5 Fe2+ + 8 H+ ® Mn2+ + 5 Fe3+

4.
MnO4- + 5 Fe2+ + 8 H+ ® Mn2+ + 5 Fe3+ + 4 H2O

Tidak ada komentar:

Posting Komentar